Semarang – Himpunan Mahasiswa Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (HMJ KPI) UIN Walisongo Semarang Sukses Gelar Talk Show Content Creator sebagai Opening Comfest XI 2026.
Kegiatan ini dihadiri sekaligus dibuka oleh Wakil Dekan bidang Kemahasiswaan, Kelembagaan dan Kerjasama Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Walisongo Semarang, Dr. Hj. Siti Prihatiningtyas, M. Pd.
Ratusan mahasiswa dari berbagai jurusan di FDK hadir memenuhi Auditorium kampus 3 UIN Walisongo Semarang, Jum'at (09/10/2026).
Talk show Content Creator kali ini mengangkat tema “Beyond the Feed: The Mind of a Content Creator”. Dan mendatangkan pemateri Muhammad Rafif atau yang akrab dikenal Apip Q Sebagai Guest Star talk show Content Creator opening Comfest XI, untuk memberikan tips menjadi seorang kreator.
Menurut Apip menjadi konten kreator tidak harus selalu berorientasi pada jumlah penonton, tetapi juga tentang keberanian memulai dan menemukan karakter diri.
Apip Q menekankan pentingnya menjadi diri sendiri dan tidak terpaku pada standar orang lain. Menurutnya, konten dapat dimulai dari cerita sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
Kreator juga bisa mengembangkan kemampuan melalui proses penyuntingan video, color grading, dan eksplorasi ide.
“Kalau mau ngonten, jangan banyak mau. Mulai saja dulu dari cerita sederhana yang ada di kehidupan sehari-hari,” pesan Apip Q kepada peserta.
Ia juga mengingatkan bahwa kreator perlu menjadi pendengar yang baik, tidak berfokus pada hal-hal di luar kendali, serta siap menghadapi rasa bosan dalam proses berkarya.
Ke depan, Apip Q berharap dapat mengembangkan kariernya sampai berkesempatan bermain dalam film layar lebar.
Apip Q juga menceritakan sedikit perjalanan kariernya di dunia kreatif yang dimulai sekitar tahun 2020 melalui desain grafis, kemudian fotografi, hingga menjadi content creator.
Ia juga membagikan pengalaman berkesannya, termasuk kesempatan syuting bersama Deny Sumargo serta keterlibatan dalam proyek bersama Samsung dan Jerome Polin.
Apip memulai kontennya dengan cerita sederhana sehari-hari. Dalam produksi ia memanfaatkan gadget seadanya yang biasa dia gunakan sehari hari dalam berkomunikasi, juga memanfaatkan aplikasi editing CapCut.
Peserta diharapkan berani memulai perjalanan sebagai kreator, terus belajar, dan menghasilkan karya yang autentik tanpa harus selalu mengejar popularitas.
Penonton juga sangat antusias dalam mengikuti Talk Show Content Creator. Salah satu peserta, Nabila dari KPI B Angkatan 26, mengungkapkan rasa senangnya setelah mengikuti talk show Content Creator. Meski awalnya sempat mengira acara akan membosankan, ia justru mendapatkan banyak wawasan dan sudut pandang baru dari pengalaman yang dibagikan oleh Apip Q.
"Awalnya saya tidak tertarik mengikuti Talk Show Content Creator kali ini. Karena, saya kira akan membosankan seperti seminar-seminar biasanya. Tetapi, ternyata diluar dugaan saya Apip Q sangat memotivasi saya melalu kata- katanya. Salah satu hal yang paling berkesan baginya adalah prinsip kerja Denny Sumargo, “Lo kuat nggak? Kalau enggak, keluar.” Pesan tersebut menyadarkannya bahwa untuk meraih sesuatu yang diinginkan, diperlukan kerja keras, ketekunan, dan keberanian menghadapi tantangan, karena tidak ada keberhasilan yang dapat diraih secara instan”.ujarnya
HMJ KPI UIN Walisongo Semarang berharap melalui Talk Show Content Creator sebagai pembuka Comfest XI 2026, mahasiswa dapat semakin berani mengeksplorasi potensi diri, mengembangkan kreativitas, dan menghasilkan karya yang luar biasa. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk terus belajar, berproses, serta memanfaatkan peluang di dunia kreatif dan digital tanpa takut memulai dari hal sederhana.
Reporter: Dewi Yulia Rahmawati
